About

Selasa, 27 November 2012

Sejarah Internet


Bismillahirrahmaanirrahim..
Haloo.. sobat galau.. !! Kali ini kita akan membahas tentang sejarah internet, jeng.. jeng.. jeng..! Internet?? Indomie campur telur en kornet? Ya nggak lah :P... yg bener, Interconnected Network. BTW in the busway, kamu2 yang udah biasa pake internet, udah bisa manfaatin blom?? Jangan cuman buat fb an doang dunk, masi banyak situs2 yang bisa buat kita tambah pinter, tambah tahu hal2 yang awalnya kita anggap asing, apalagi kita sebagai generasi emas penerus bangsa, musti pinter pinter manfaatin hal2 yang positif agar te2p jadi hal positif. Jangan malah berubah jadi hal yang negatif. Demi kemajuan bangsa Indonesia kita yang tercinta ini juga mbak, mas bruw...!! Ok, terus cemunguth, terus usaha, jangan lupa do’a, berbakti sama orang tua, pasti dah, tercapai cita2.. Simak yuks.. :D
Manusia, adalah makhluk yang paling cerdas diantara semua makhluk ciptaan Allah. Karena memiliki akal, manusia dapat mempelajari hal-hal baru, sekaligus menemukan hal-hal yang baru pula. Salah satunya , manusia menemukan cara untuk berkomunikasi  jarak jauh atau hanya sekedar mencari sesuatu  dengan mudah. Salah satunya adalah dengan ditemukannya  “Internet”. Tapi, khusus internet, apa aja bisa kok..
A.  Internet di Dunia
Internet berawal dari pada tahun 1957, Uni Soviet yang meluncurkan wahana luar angkasa Sputnik. Amerika yang merasa kalah start, berniat balas dendam dengan melalui Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau U.S. Defense Advanced Research Projects Agency(DARPA), yang akhirnya membentuk ARPA (Advanced Research Projects Agency) pada tahun 1958, yaitu sebuah badan yang bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Khususnya dalam perkembangan komputer. Yaitu bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Pada tahun 1969 diluncurkanlah proyek ARPANET (Advanced Research Project Agency Network . Mereka  mempromosikan "Cooperative Networking of Time-sharing Computers", dengan hanya empat buah host komputer yang dapat dihubungkan hingga tahun 1969, yakni Stanford Research InstituteUniversity of California, Los AngelesUniversity of California, Santa Barbara, dan University of Utah. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.

Pada tahun 1972, Roy Tomlinson yang sebelumnya telah menemukan program e-mail, berhasil menyempurnakan program yang ia ciptakan itu setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @juga diperkenalkan sebagai lambing penting yang menunjukkan "at" atau "pada". Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat.
Pada tanggal 26 Maret 1976, Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET.
Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.
Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka
dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan.
Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.
            Pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.
            Pada tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC (Internet Relay Chat). Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan.
Sedangkan tahun 1990, Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web, yang masih kita gunakan hingga saat ini.
            Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet.


Tahun 1994, internet sudah semakin pesat. Bahkan, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman ! , dan pada tahun itu pula, untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah.
Pada bulan januari tahun 1994 pula, Jerry Yang dan David Filo mendirikan Yahoo! , yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0. Yaitu salah satu program browser yang digunakan untuk menjelajah dunia internet. versi pertama dari netape dibuat pertama kali dengan nama Mosaic oleh National Center of Supercomputing Application di Urbana Champaign.Netscape Navigator dapat digunakan untuk mengunjungi word wide web page dan juga dapat membuat serta melihat dokumen HTML yang ada bahkan dapat melihat bentuk asli dari dokumen HTML.

B. Sejarah Internet Indonesia
Sejarah internet Indonesia dimulai pada awal tahun 1990-an. Saat itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong yang sangat hangat dan terasa di antara para member2 nya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia pada perkembangannya, kemudian yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktivitasnya, terutama yang melibatkan perdagangan Internet. Sejak 1988, ada pengguna awal Internet di Indonesia yang memanfaatkan CIX (Inggris) dan Compuserve (AS) untuk mengakses internet.
Berdasarkan catatan whois ARIN dan APNIC, protokol Internet (IP) pertama dari Indonesia, UI-NETLAB (192.41.206/24) didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo  .Mereka adalah tokoh tokoh yang berjasa dalam awal2 pengembangan internet di Indonesia pada tahun 1992 hingga 1994.
Beberapa tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia pun telah dapat dilihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul "Jaringan komputer biaya murah menggunakan radiodi bulan November 1990. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahasiswa Elektro ITB pada tahun 1989.
Di sekitar tahun 1994, mulai beroperasi IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia. Pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui tentang celah-celah bisnis Internet & masih sedikit sekali pengguna Internet di Indonesia. Sambungan awal ke Internet dilakukan menggunakan dial-up oleh IndoNet, sebuah langkah yang cukup nekat barangkali. Lokasi IndoNet masih di daerah Rawamangun di kompleks dosen UI, kebetulan ayah Sanjaya adalah dosen UI. Akses awal di IndoNet mula-mula memakai mode teks dengan shell account, browser lynx dan email client pine serta chatting dengan conference pada server AIX. Tahun 1995, pemerintah Indonesia melalui Departemen Pos Telekomunikasi menerbitkan ijin untukISP yang diberikan kepada IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya dan Radnet pimpinan BRM. Roy Rahajasa Yamin.
Mulai 1995 beberapa BBS di Indonesia seperti Clarissa menyediakan jasa akses Telnet ke luar negeri. Dengan memakai remote browser Lynx di AS, maka pemakai Internet di Indonesia bisa akses Internet (HTTP).
Demikian artikel ini saya buat (buat apa njiplak?? :P Njiplak?? Enak ajah...)/ dengan beberapa pengubahan. Semoga menjadi sumber referensi yang mampu mencerdaskan bangsa ini amin :P.. Wassalam..





Sumber : .
Ø  id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet
Ø  members.tripod.com/octa_haris/internet.html

0 komentar:

Posting Komentar